Arsip Blog

Jumat, 31 Oktober 2014

abdi_eksperimen

 


1. Green House

Ketika sekolahku mengadakan proyek membuat greenhouse, aku langsung terinspirasi dan sepulangnya di rumah, dengan sergapnya aku mencari ide sekaligus bahan yang ada di sekitar rumah, yg dapat dijadikan greenhouse mini. Aku pun menemui rak sepatu kayu yang tak terpakai. Dengan segera aku membersihkan rak kayu tersebut dari gumpalan dan buiran debu yang menghalanginya.

Setelah terlihat bersih (kinclongg..) aku menutupi rak sepatu dengan sambungan sambungan plastik tidak terpakai. Barulah setelah itu, meluncur membeli polybag dan tanah. Untuk tanamannya, menggunakan tanaman yang tumbuh di halaman rumah, yaitu, cabe. Dan inilah , greenhouse mininya….



Tapi, karena ditinggal pergi dan tidak ada yang mengurusi tanaman di greenhouse mini, akhirnya tanamannya mati. Setelah itu, akupun membuat greenhouse super mini yang hanya terbuat dari botol bekas dan hanya cukup untuk satu tumbuhan saja., Dan ini dia, greenhouse super mininya…



--------------------------------------------



 
    2.  OTESA (Oven Tenaga Surya)


Kehidupan manusia di dunia sangat membutuhkan energi. Bahkan, bisa di katakan manusia tidak dapat hidup tanpa adanya energi. Energi listrik merupakan salah satu energi terbesar yang di gunakan oleh manusia pada saat ini, dimana keberadaan listrik saat ini sangat tergantung oleh keberadaan bahan bakar alam, seperti premium dan batu bara.



Padahal, premium dan batu bara merupakan salah satu sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui dan keberadaanya saat ini mulai menipis. Oleh karena itu, dunia saat ini sedang berusaha untuk mencari energi alternatif yang ramah lingkungan yang menggunakan bahan baku sumber daya alam yang dapat di perbaharui. 

Matahari merupakan sumber energi terbesar di dunia yang keberadaan energinya sat ini belum di manfaatkan secara maksimal. Padahal, terkandung energi yang sangat besar dari cahaya atau panas matahari. Panas matahari yang kita rasakan memang tidak seberapa karena panas matahari itu menyebar, tetapa jika panas matahari tersebut dipusatkan ke satu titik maka akan mampu menghasilkan panas yang berlipat-lipat lebih besar
  
Teori di atas kemudian mengilhami kami Santri Putri Taruna Panatagama khususnya kelas 8 untuk menciptakan sebuah alat yang mampu untuk memanfaatkan panas matahari untuk memasak. Hal ini nantinya dapat menghemat bahan bakar kompor yaitu minyak tanah, gas maupun listrik. Alat yang akan kami buat ini kami beri nama  OTESA (oven tenaga surya).





     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar