Arsip Blog

Kamis, 30 Oktober 2014

kisah ketangguhan




Kisah Seorang Pedagang Tangguh


Diantara banyaknya pedagang yang berjajar di Pasar Bantengan, ada hal yang unik sekaligus menginspirasi dari pedagang yang satu ini. Pengalaman merupakan senjata ampuhnya untuk mencari nafkah, sekaligus menjadi pelajaran tambahan baginya untuk melangkah terus mencapai kesuksesan. Ia adalah seorang bapak bapak yang bernama Bapak Nurwiyanto yang berasal dari Berbah,Sleman. Kini usianya sudah menginjak 43 tahun. Dan hampir setengah hidupnya ia gunakan untuk berdagang. Namun, hingga kini ia belum mampu bersaing di kelas tinggi. Profesinya kini hanyalah seorang pedagang pinggir jalan yang hanya mampu berdoa agar kelak iamampu menggapai kesuksesan. Namun tak apalah, jalani sajalah hidup ini dengan ikhlas, biar Allah yang membalasnya kelak.

 Kini, hidupnya hanya bergantung pada penjualan sayurnya. Apabila ramai, kebutuhannya pun bisa tercukupi. Namun jika sepi, ia pun harus memutar balik keuangannya. Sebelum menjadi pedagang sayur pinggir jalan, ia sempat mengalami bangkrut. Ketika itu, ia hanyalah seorang penjual krupuk dan kripik yang hanya mengambil sedikit sekali keuntungan. Karena keuntungan dari hasil menjual kripik dan krupuk sangatlah sedikit, ia pun kebingungan untuk menafkahi keluarganya. Akhirnya, ia pun mengadu nasib di Pasar Bantengan ini sejak umur 25 tahun, dan hingga hari ini. Setelah berada di Pasar Baantengan ini, ia dan keluarganya pun bisa mengandalkan berjualan sayur sebagai mata pencahariannya sehari hari.

Memang mudah berjualan itu jika lokasinya bisa ditempuh dengan cepat. Namun ia harus pergi pagi pagi ke pasar karena jarak yang cukup jauh. Belum lagi ia pun harus membeli barang yang akan dijualnya. Mungkin, sejak tadi malam ia tidak tidur karena harus membeli barang belanjaan.

Sungguh, ia terlihat ceria ketika  kutemui. Hampir tak ada rasa penat sedikitpun yang tampak padanya. Bahkan tak ada rasa capek pun yang tersirat dalam dirinya. Waaw..benar benar seorang pedagang tangguh!!!


-------------------------------------------

Meraih Ridha dan Surga-Nya

Dengan perlahan, aku pun meniti langkahku ke masjid. Ternyata, hanya 3 langkah saja.. Aku pun dengan temanku Miftah langsung mendendangkan salah satu lirik lagu “Lima langkah..dari rumah…” Namun liriknya sengaja kami ganti menjadi “Tiga langkah…dari rumah..” begitu mendapatkan hasil fantastis pengamatan mii kami ‘mengukur langkah dari rumah kami menujui masjid Al Muttaqin’. Sontak aku pun teringat akan nenek bungkuk yang dengan kekurangannya dan rumahnya yang mungkin lebih jauh berpuluh puluh kali lipat dari rumah kami.. 

Di shubuh yang tentram, dengan ngantuknya aku pun terkulai lemah menapakkan kakiku terus menerus ke masjid. Mendekati iqoat dikumandangkan, nenek itu masuk ke area shaf wanita dengan lemahnya, namun tetap menampakkan wajah semangat. Di sudut matanya, tak ada sedikitpun guratan mengantuk dan lelah.. 

Berpakaikan sehelai kebaya lusuh dan rok jarik, dengan ditutupi oleh sehelai mukena sambung butut kusam dan sehelai sejadah beralaskan wara merah, ia pun masih mau melaksanakan sholat di Masjid tanpa malu mendengar komentar dan tatapan jijik orang lain terhadapnya. Begitu datang, ia gelarkan sejadah merah itu dan melepaskan gulungan mukena yang sebelumnya digulung ketika menuju masjid. Tanpa basa basi, dengan gerakan duduk, ia pun langsung menggemakan takbir shalat rawatib dalam hatinya.

Iqomat pun dikumandangkan dengan merdunya.. Nenek yang berparas bungkuk itu tetap melanjutkan sholat rawatib di shaf kedua itu dengan khusuknya tanpa ada guratan kecemasan di wajahnya. Setelah usai mengerjakan sholat sunnah tersebut, ia tertatih berjalan ke shaf pertama. Nenek tersebut menggelarkansejadhnya kembali ke arah samping, ternyata akulah orang di samping nenek itu yang mendapat jatah sejadahnya itu. 

Gerakan sholat pun beraih ke ruku, imam pun menandainya dengan diberhentikannya bacaan surat., nenek tersebut jua mengikuti gerakan itu sama halnya dengan jamaah lainnya. Namun aku terkaget ketika mendengar suara ‘kreeek..’ yang tak lain bersumber dari nenek bungkuk. Dalam hatiku pun berkata ‘Apa mungkin tulang nenek patah???.. Dalam setiap gerakannya pun, nenek bungkuk adalah orang yang terakhir kali melakukan gerakan itu…,, pasti ia menyimpan beribu skit yang tertahankan….’


Usai berdzikir dan berdoa, Masjid Al Muttaqin rutin mengadakan tausiyah singkat… Dihari awal awal, aku melihat nenek ini, ia selalu rajin mendengarkannya, namun akhir akhir ini entah mengapanenek ini selalu pulang lebih awal, padahal pengajian tausiyah belum usai. Dengan langkah yang terbata bata, ia pun pergi menuju rumahnya.. Karena tidak tega, ibu ibu dan bapak bapak yang berada di belakangnya enggan menyusul nenek itu dan tetap mengikuti langkahnya hingga di pntu luar.


Suatu malam, sehabis berbelanja cobek, aku melintasi jalnan dekat pasar yang biasanya pedagang tersebut ada anjing yang sering menggonggong. Aku yang ketika itu berjalan bersama kakak kelasku Kak Fani menyampaikan rasa takut aku.. Namun ia malah menceritakan keberanian nenek bungkuk yang ternyata tempat tinggalnyaberada di gang itu. Aku pun merasa mengaku kalah dari nenek bungkuk itu.. Rumahnya terbilang memprihatinkan, terlihat tidak terurus dan jaraknya jauh dari Al Muttaqin bila ditempuh dengan jalan kaki, yah kira kira membutuhkan waktu 10 menit.

Perlakuan nenek tersebut membuatku malu dan menyadarkanku betapa banyak orang yang memiliki banyak kekurangan dan justru dengan kekurangan itu membuatnya semakin termotivasi untuk melakukan amal ibadah dan banyak bersyukur kepada Allah, seperti halnya nenek bungkuk itu.. Dengan segala kekurangan dan semangat melaksanakan ibadah yang tinggi, semoga bisa menghantarkan nenek bunkuk pada Surga-Nya dan Ridho-Nya.. Sungguh nenek tersebut telah melaksanakan perintah Allah yang dikutip dalam surat Al Imram ayat 133.


                ‘Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang orang yang bertaqwa..’


1 komentar:

  1. KING CASINO 100% RATES - CommunityKaHaar
    KING CASINO 100% 메리트 카지노 쿠폰 RATES. See the official KING CASINO RESORT Facebook page and post your photos for fun at the home matchpoint for 더킹카지노

    BalasHapus